Wisata Berdesa - Muliakan Desa Wisata
  • 66
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    66
    Shares
20191218_110412

Jakarta, Wisata Berdesa – Siapa yang tak kenal KH Imam Aziz yang kini menjadi Staf Khusus Wakil Presiden. Hidup bersahaja, jarang bicara, tertawa bila ada obrolan reflektif. Terutama tentang nasib petani, warga Desa, dan komunitas adat.

Kemarin sore di kantor PB NU (17/12) Akhmad Muqowam, Pendiri Organisasi Bakornas Desa dan Tim Perumus UU Desa, mengajak kami diskusi ringan nan mendalam dengan KH Imam Aziz. “Membangun sambil Merusak Desa,” kata Akhmad Muqowam. UU Desa hanya direduksi dan simplikasi melalui regulasi atas nama UU Desa. Ekonomi skala lokal Desa masih belum bertemu dengan skala ekonomi nasional, meskipun Presiden Jokowi sudah menekankan kebijakan marketplace untuk BUM Desa.

Imam Aziz, Staf Khusus Wakil Presiden, menyatakan, “Bukan soal BUM Desa, tapi cara merajut jaringan antara petani, BUM Desa, dan e-commerce“. Selama ini BUM Desa terkesan hanya mengurus simpan pinjam. Konvensional. “Saya mendapat pembelajaran, gerakan petani di komunitas adat dan wilayah Desa lainnya, butuh lending, pendanaan yang membuat mereka tenang berpola nafkah. Bagus sekalli kalau produk petani dan BUM Desa itu ditajamkan melalui e-commerce. Ini baru gerakan BUM Desa, bukan menjalankan usaha simpan pinjam yang konvensional itu,” tegasnya.

Ide e-commerce memang menarik dan sekaligus tantangan bagi setiap BUM Desa. Anom Surya Putra, Direktur Eksekutif Bakornas Desa, menambahkan, “Jakarta baru sibuk diskusi dan debat tentang status Badan Hukum BUM Desa. Padahal, BUM Desa yang terputus dengan gerakan budidaya, non-budidaya, dan integrasi dengan wisata Berdesa, lebih penting mengalami Restorasi. Bukan revitalisasi sesaat. Dari usaha yang nyata itu barulah terjadi omni channel, BUM Desa menjadi Badan Hukum Publik Bercirikan Desa yang bersambungan dengan institusi crowd-lending, gerakan petani, dan pemerintahan supra Desa”.

Urusan petani, warga NU, dan Berdesa kami bahas pula. Iwan Sulaiman Soelasno, pengurus inti Bakornas Desa, menimpali dengan obrolan politik-hukum. “Regulasi pertanian yang menghantui petani harus di-review atau kalau perlu dicabut bila merugikan petani, warga Desa, atau bahkan BUM Desa,” kata Pengampu Desapedia.id ini. 

Diskusi santai ini mungkin akan berlangsung sampai subuh bila Akhmad Muqowam tidak mengajak kami berpamitan. Soal benih, bibit, produksi, akses pendanaan (crowd-lending), asuransi petani, dan pola koordinasi lintas kementerian/lembaga dibawah orkestrasi Wakil Presiden, tak akan habis dibahas dalam semalam.

Diluar pintu utama kantor PB NU, Sudarman, salah seorang pengurus inti Bakornas Desa, bergumam: “Mas Imam tak pernah berubah sejak dulu, sederhana, memihak gerakan sosial, dan kali ini lebih terasa sebagai orkestrator gerakan”.***

Kontributor: Anom Surya Putra

Baca Juga

2 thoughts on “BUM Desa “Simpan Pinjam” itu Konvensional, Diskusi Santai BAKORNAS DESA dengan Staf Khusus Wakil Presiden

    1. Stafsus Wapres ini memang tetap bersahaja. Seperti, om Ismail tentunya…Terima kasih sudah luang waktu berkunjung ke web kami.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed

Catatan atas Dikjar BUM Desa (Jarkom Desa-Telkom) di BALKONDES Desa Mekarwangi, Lembang

Sun, 5 Jan 2020 05:06:16am

Awal mula berdirinya Wisata Desa Mekarwangi bermula dari kunjungan kerja (Studi Banding) Pemerintahan Desa dan institusi Desa Mekarwangi lainnya ke...

Pengunjung Ngebel Adventure Park, Bersepeda Udara dengan Tiket Murah-Merintih (Desa Ngebel, Ponorogo)

Sun, 29 Dec 2019 08:50:02am

Ponorogo, Wisata Berdesa - Hamparan alam di kecamatan Ngebel, Ponorogo, Jawa Timur sudah terkenal di Indonesia. Telaga Ngebel tentu Anda sudah...

Wisata Berdesa, Berawal dari BUM Desa Tipe Holding dan Bukan Semata Teknis Infrastruktur

Sun, 29 Dec 2019 06:00:06am

Ada yang bertanya, mengapa saya begitu mencintai wisata berdesa, meskipun saya tidak pernah bisa membuat Desa wisata di Desa saya sendiri. Desa...

Jarkom Desa – Telkom, BUM Desa Bisa Kapitalisasi Sumberdaya Bersama Pasir Ipis (Desa Jayagiri, Bandung Barat)

Sun, 22 Dec 2019 05:47:49am

Bandung Barat, Wisata Berdesa - BUM Desa tidak identik hanya dengan Dana Desa. Justru, Sumberdaya Bersama (common pool resources) menjadi tenaga...

Dana Desa untuk Konsolidasi Warga, Wisata Berdesa Kuliner-Alam (Desa Lewolein, Lembata)

Sun, 22 Dec 2019 04:59:48am

Jakarta, Wisata Berdesa - Desa Lewolein punya pesona pantai pasir putih yang memukau. Sumberdaya Bersama (common pool resources) pantai itu...

BUM Desa “Simpan Pinjam” itu Konvensional, Diskusi Santai BAKORNAS DESA dengan Staf Khusus Wakil Presiden

Wed, 18 Dec 2019 04:32:14am

Jakarta, Wisata Berdesa - Siapa yang tak kenal KH Imam Aziz yang kini menjadi Staf Khusus Wakil Presiden. Hidup bersahaja, jarang bicara, tertawa...

Selain Tradisi Domba dan Menyembuhkan Rasa Cemburu, Ada Sajadah Terbang (Desa Kebonmanggu, Sukabumi)

Wed, 18 Dec 2019 03:58:20am

Sukabumi, Wisata Berdesa - BUM Desa kelola wisata sajadah terbang? Sajadah terbang berada di atas lokasi bebatuan karang. Menurut R. Giant Sugara,...

Taman Bunga Kertawarna, Ramah Anak dan Akan Buka Paket Petik Sayur (Desa Kerta, Lebak)

Tue, 17 Dec 2019 07:08:10am

Lebak, Wisata Berdesa - Geliat wisata di kabupaten Lebak nampaknya kini mulai terasa. Semakin bertambah tempat wisata baru. Wisata Adat, wisata...

FGD Desa Model PKK-NTT dan MITRATEL, Ekspos Produk Tanaman Ajaib BUM Desa M’Rian (Desa Kufeu, Malaka)

Mon, 16 Dec 2019 11:04:22am

Kupang, Wisata Berdesa - Desa Model PKK berinisiatif mengenalkan dan memasarkan produk tepung dari BUM Desa. Disela-sela kegiatan Focus Group...

Selain Potensi Wisata Jeruk Limo, BUM Desa Singawacana Olah Sampah (Desa Nanggewer, Majalengka)

Mon, 16 Dec 2019 03:21:12am

Majalengka, Wisata Berdesa - Sudah berjalan 2 (dua) tahun BUM Desa Singawacana di Desa Nanggewer, Sukahaji, Kabupaten Majalengka mengelola sampah...

Berita Terbaru

Wisata Alam

Opini Berdesa

Visitor